Nama saya Engging Syarifudin. Karyawan IT dengan gaji cukup untuk hidup, tapi tidak pernah cukup untuk tenang. KPR mengejar, anak bertumbuh, setiap tanggal 25 dada terasa sesak.
Lalu satu malam, di dapur kecil rumah saya, saya mulai sesuatu. Modal awal Rp 700.000. Satu produk. Satu keberanian.
Bukan karena angkanya besar. Tapi karena pertama kalinya, saya membuktikan ke diri sendiri: karyawan bergaji pas-pasan pun bisa.
Dari 1 produk itu — berkembang menjadi 5 toko kuliner. KPR yang seharusnya lunas 15 tahun — saya lunasi hanya dalam 5 tahun.